Kalau BBM naik, siapa yang harus kita salahkan? Pemerintah atau masyarakat? Haruskah kita menyalahkan harga minyak mentah dunia? Apakah kita tumbalkan saja para koruptor?
Tanyakan saja jawabannya pada rumput yang bergoyang dan ombak yang berkejar-kejaran!
Membicarakan soal kenaikan BBM yang sebentar lagi akan kita alami memang tidak pernah ada habisnya. Banyak orang, terutama dari masyarakat, yang tidak setuju dengan keputusan pemerintah ini. "Solusi' yang katanya diambil untuk menyelamatkan anggaran negara, yang mulai tergerus karena mahalnya harga minyak mentah dunia, malah akan menimbulkan masalah baru.
Harga BBM yang akan dinaikan sekian ribu akan berdampak buruk pada masyarakat menengah kebawah dan para pengusaka skala kecil. Kenaikan harga BBM juga dapat menambah jumlah warga miskin yang ada di Indonesia. Dan, lagi-lagi, pemerintah harus memikirkan solusi untuk mengatasi hal ini. Pemberian bantuan langsung kepada warga miskin yang hanya 2-3 bulan saja tidak akan cukup.
Kenaikan harga BBM ini sungguh sangat ironis. Mengingat masyarakat yang tidak mampu harus berjuang keras untuk bertahan hidup. Sedangkan orang-orang (pemerintah) yang harusnya menjamin kehidupan mereka malah selalu menuntut fasilitas lebih. Padahal tidak semua Warga Negara ini mendapatkan fasilitas yang layak dalam hidupnya. Belum lagi para koruptor. Jika korupsi di Indonesia lenyap. Munkin harga BBM tidak perlu dinaikkan.mungkin malah Indonesia menjadi Negara yang kaya, bukan kaya hutang.
Walaupun sebenarnya pemerintah sudah memberi solusi lain, yaitu : pengkonversian BBM ke BBG. Tetapi pada pelaksanaannya, hal tersebut tidak berjalan dengan lancar. Banyak warga yang masih ragu untuk berpindah ke BBG. Selain karena harus membeli alat untuk menggunakan BBG, menggunakan bahan bakar jenis ini juga riskan. Karena gas merupakan zat yang tidak terlihat. Lha wong pakai tabung gas yang buat masak aja sering mleduk, apalagi kalau kendaraan kita pakai bahan bakar gas.
Untuk menyelamatkan anggaran negara dan masyarakat Indonesia, seharusnya pemerintahannya dulu yang diselamatkan. Diselamatkan dari tindak korupsi dan permainan politik yang tidak adil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar